Rabu, 23 Ramadhan 1447 H | 11 Maret 2026
Ini Makna Tanjak Riau yang Dipakai Presiden Prabowo di Istana Merdeka
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara penurunan bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Ahad (17/8/2025). Dalam kesempatan tersebut, Presiden tampil mengenakan tanjak Melayu Riau bermotif geometris berwarna biru keperakan.

Pada upacara pagi hari, setelah pengibaran bendera, turut ditampilkan pertunjukan pacu jalur dari Kuantan Singingi, Riau. Rayyan Arkan Dhika, bocah 11 tahun yang dikenal dengan sebutan “Aura Farming” tampil sebagai Togak Luan dalam tarian kolaboratif yang memukau. Aksi energik Rayyan disambut antusias oleh Presiden Prabowo dan para tamu undangan, termasuk Mensesneg Hadi Prasetyo dan Seskab Teddy, yang tampak ikut larut dalam pertunjukan.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, menyampaikan apresiasi atas tampilnya budaya Melayu Riau di momen kenegaraan tersebut. Beliau menilai penggunaan tanjak oleh Presiden serta tampilnya pacu jalur menunjukkan bahwa budaya Riau mendapat pengakuan dan kehormatan di tingkat nasional.

“Ini bukan sekadar simbolik, tetapi sebuah capaian budaya yang membanggakan,” ujar Datuk Seri Taufik. 

Datuk Seri Taufik menjelaskan bahwa tanjak dalam tradisi Melayu merupakan simbol kehormatan, identitas, serta bentuk penghormatan kepada leluhur. Dalam konteks kenegaraan, penggunaannya mencerminkan penghargaan terhadap kontribusi budaya lokal dalam membangun bangsa.

Secara terpisah, pegiat budaya tanjak warisan Riau, Tanjak Way, menyebutkan bahwa tanjak yang dikenakan Presiden sebagai Tanjak Putra Kayangan. Menurutnya, tanjak ini merupakan warisan budaya Melayu yang sarat makna, dan secara historis hanya dikenakan oleh bangsawan atau putra raja. “Tanjak ini melambangkan kekuasaan, kehormatan, keberanian, dan keperwiraan,” kata Tanjak Way.

Tanjak Way menambahkan, dalam beberapa tradisi, tanjak tersebut juga dianggap sebagai simbol penghormatan kepada leluhur. Meski memberikan apresiasi tinggi, Tanjak Way mencatat bahwa lipatan ke-3 di bagian atas tanjak semestinya sedikit lebih tinggi agar tampilannya lebih sempurna. “Namun secara keseluruhan, tetap sangat membanggakan,” ujarnya. 

(Mediacenter Riau/fik)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Pemprov Riau Terima Penghargaan UHC Awards 2026

Selasa, 27 Januari 2026 | 16:22:51 WIB

Wakapolri Luncurkan Program Pelayanan Pengaduan Reserse

Jumat, 12 Desember 2025 | 11:39:51 WIB

Dorong Transformasi Digital, BI Ajak Industri Bersinergi

Jumat, 31 Oktober 2025 | 17:13:52 WIB

DPR dan DPD RI Sambut Hangat Usulan Daerah Istimewa Riau

Selasa, 28 Oktober 2025 | 16:20:06 WIB