Jumat, 5 Sya'ban 1447 H | 23 Januari 2026
Presiden Tegaskan Kebebasan Berpendapat Dijamin, Tapi Ingatkan Larangan Anarkisme
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto

Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menghormati kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat dan aspirasi secara damai. Hal ini disampaikan Presiden dalam pernyataan resminya pada Minggu (31/8/2025) di Jakarta.

“Negara menghormati kebebasan penyampaian pendapat dan aspirasi murni dari masyarakat. Namun jika ada aktivitas anarkis, perusakan fasilitas umum, hingga penjarahan, itu pelanggaran hukum dan negara wajib hadir untuk melindungi rakyatnya,” tegas Presiden.

Presiden menyampaikan, Polri telah melakukan langkah cepat dan terbuka dalam menindak petugas yang terbukti melakukan kesalahan.

Sementara itu, pimpinan DPR disebut telah menyepakati pencabutan sejumlah kebijakan, termasuk terkait besaran tunjangan dan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri.

Selain itu, para ketua umum partai politik juga dilaporkan sudah mengambil langkah tegas terhadap anggota DPR yang menyampaikan pernyataan keliru, terhitung mulai 1 September 2025.

Presiden mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat telah diatur dalam United Nations International Covenant on Civil and Political Rights Pasal 19 serta Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998. Karena itu, aspirasi tetap harus disalurkan dengan cara-cara damai.

Kepada aparat keamanan, Presiden memberikan instruksi tegas agar bertindak sesuai hukum dalam menghadapi tindakan perusakan maupun penjarahan.

“Kepada Polri dan TNI, saya perintahkan untuk mengambil tindakan setegas-tegasnya terhadap perusakan fasilitas umum, penjarahan rumah individu, dan sentra-sentra ekonomi sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Presiden juga meminta pimpinan DPR, kementerian, hingga lembaga negara untuk membuka ruang dialog dengan tokoh masyarakat dan mahasiswa. “Silakan sampaikan aspirasi secara damai. Kami pastikan akan didengar, dicatat, dan ditindaklanjuti,” katanya.

Mengakhiri pernyataannya, Presiden mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk tetap menjaga persatuan dan menolak provokasi.

“Indonesia sudah berada di ambang kebangkitan, jangan mau diadu domba. Suarakan aspirasi dengan damai, tanpa kerusuhan, tanpa penjarahan, tanpa merusak fasilitas umum,” pesannya. 

(Mediacenter Riau/bts)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Mendes: Indonesia Maju Harus Dimulai dari Desa

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:31:10 WIB

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia

Senin, 12 Januari 2026 | 15:47:57 WIB

Sumsel United Taklukkan PSPS Pekanbaru 3-2

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:43:40 WIB

Pemda Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem dan Antisipasi Bencana

Senin, 22 Desember 2025 | 19:43:12 WIB

Pemda Diminta Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Nataru

Senin, 22 Desember 2025 | 18:14:40 WIB