Sabtu, 29 Rajab 1447 H | 17 Januari 2026
Wamendagri: Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Akses Ekonomi

 

JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Komjen (Purn) Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, perbankan serta masyarakat sebagai kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang merata.

Ia menilai, pembangunan ekonomi akan berjalan efektif jika seluruh pihak berperan aktif dalam menciptakan akses keuangan yang inklusif dan memperkuat daya saing pelaku usaha, khususnya UMKM.

Pembangunan infrastruktur yang akan meningkatkan aktivitas antar daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi, menjaga stabilitas harga pangan dan barang kebutuhan pokok dalam pengendalian inflasi.

Serta pengembangan ekonomi digital dapat membantu UMKM untuk memasarkan produk mereka secara lebih luas dan meningkatkan daya saing.

"Dengan kolaborasi nyata diharapkan pemerataan pembangunan ekonomi kita, rakyat kecil tidak hanya menjadi penonton dalam pertumbuhan ekonomi tetapi juga menjadi pelaku utama,ujarnya, dalam rakornas TPAKD 2025, disiarkan melalui YouTube OJK, Jumat (10/10/25).

Akhmad Wiyagus menyebutkan, peran pemerintah sangat penting untuk memastikan akses keuangan yang merata. Sebab terangnya, pemerataan akses keuangan bukan hanya sekedar program teknis, namun juga merupakan bagian untuk mencapai kemandirian dan keadilan sosial.

Wamendagri ini menjelaskan, kalau daerah tertinggal tidak mendapatkan akses, dan kalau rakyat kecil tidak bisa masuk ke sistem keuangan, maka Indonesia tidak akan benar-benar berdiri di kaki sendiri.

"Pemerataan akses keuangan dilaksanakan melalui inklusi dan literasi keuangan. Inklusi keuangan merupakan langkah memperluas akses terhadap produk-produk layanan keuangan, sedangkan literasi adalah pengetahuan dan keterampilan mengelola keuangan tersebut," ucapnya.

Akhmad Wiyagus menambahkan, dalam rangka mencapai inklusi dan literasi keuangan yang baik, maka menurutnya Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dikonstruksikan untuk mendorong hal tersebut.

Dia menuturkan, tujuan utama dari TPAKD ini adalah memastikan peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia serta memastikan tidak terdapar gap besar antara literasi dan inklusi keungan.

 

"Kita masih punya pekerjaan rumah yang besar dalam mencapai target literasi dan inklusi keungan," ucapnya.

(Mediacenter Riau/ip)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Wakapolri Luncurkan Program Pelayanan Pengaduan Reserse

Jumat, 12 Desember 2025 | 11:39:51 WIB

Dorong Transformasi Digital, BI Ajak Industri Bersinergi

Jumat, 31 Oktober 2025 | 17:13:52 WIB

DPR dan DPD RI Sambut Hangat Usulan Daerah Istimewa Riau

Selasa, 28 Oktober 2025 | 16:20:06 WIB

OJK Dorong Penguatan Program Keuangan bagi Pelaku UMKM

Jumat, 10 Oktober 2025 | 20:56:16 WIB