Kamis, 27 Rajab 1447 H | 15 Januari 2026
13 Pos Lapangan Agam Diaktifkan Percepat Distribusi Logistik dan Penanganan Bencana

PADANG – BNPB mendorong BPBD Kabupaten Agam untuk mempercepat pendistribusian logistic ke wilayah terdampak bencana. Upaya ini dilakukan pemerintah daerah dengan mengaktifkan 13 pos lapangan.

Ketiga belas pos lapangan ini berada di bawah kendali Pos Komando (Posko) Penanganan Banjir dan Longsor Kabupaten Agam yang berlokasi di Balerong, rumah dinas Bupati Agam.

Pos lapangan tersebar di 13 kecamatan di Agam. Sebagian pos lapangan berada di kantor camat setempat. 

Wilayah yang didirikan pos lapangan berada di Kecamatan Tanjung Mutiara, Lubuk Basung, Ampek Nagari, Palembayan, Tanjung Raya, Matur, IV Koto, Banuhampu, Malalak, Kamang Magek, Tilatang Kamang, Baso dan Palupuh. 

Sedangkan tiga kecamatan lain tidak diaktifkan pos lapangan karena dampak bencana yang tidak signifikan. 

Dengan adanya pos lapangan ini, bantuan dapat lebih cepat terdistribusi ke wilayah terdampak atau yang masih terisolir. Hari ini, Senin (1/12), BPBD setempat mengirimkan bantuan logistik ke Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, yang saat ini masih terisolir karena akses jalan tertutup longsor. 

Selain untuk mempercepat distribusi bantuan, pos lapangan juga bertujuan untuk memobiliasi sumber daya perbaikan darurat, seperti pembersihan material longsor, perbaikan darurat dan pelayanan warga di pos-pos pengungsian. 

Unsur Pengarah BNPB Brigjen Pol (Purn) Ir Ary Laksmana Widjaja, SH, MSi mengatakan, untuk pemenuhan kebutuhan makan para masyarakat korban bencana, telah dibangun dapur umum, sebanyak 26 titik. 

“Dapur umum tersebut berupa mobil dapur umum, tenda lapangan maupun rumah penduduk yang dukungan bahan baku dipenuhi menggunakan dana BTT dan sumbangan lainnya yang tidak mengikat,” ujar Ary, Senin (1/12/2025). 

Sementara itu, Ary menambahkan terdapat lima lokasi yang jaringan jalannya masih terputus. BNPB dan BPBD mengidentifikasi jalan terputus berada di Kecamatan Malalak, Matur, Palupuh, Palembayan dan Koto Alam. Semua akses ini merupakan jalan provinsi. 

Penanganan akses tersebut, sebanyak 10 alat berat diturunkan di sejumlah wilayah terdampak. BNPB masih mengupayakan tambahan 10 unit untuk mempercepat perbaikan darurat yang dikerahkan untuk Kecamatan Palembayan, Palupuh, Tanjung Raya dan Malalak. 

Masih terkait dengan perbaikan infrastruktur, BNPB juga mengupayakan untuk memulihkan jaringan komunikasi.

Berbagai pihak telah membantu untuk penanganan komunikasi, seperti bantuan Presiden, Komdigi maupun provider telekomunikasi. 

Pada Minggu (30/11) bantuan seberat 1,2 ton telah dikirimkan menuju Kabupaten Agam melalui udara. Bantuan terdistribusi ke Kecamatan Palembayan.

"Bantuan yang dikirimkan berupa makanan siap saji, makanan olahan kering, makanan bayi, familiy kit, perlengkapan anak-anak, beras, minyak goreng, selimut dan air mineral," tukasnya. 

(Mediacenter Riau/pr)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia

Senin, 12 Januari 2026 | 15:47:57 WIB

Sumsel United Taklukkan PSPS Pekanbaru 3-2

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:43:40 WIB

Pemda Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem dan Antisipasi Bencana

Senin, 22 Desember 2025 | 19:43:12 WIB

Pemda Diminta Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Nataru

Senin, 22 Desember 2025 | 18:14:40 WIB