PEKANBARU - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di berbagai sekolah di Kota Pekanbaru terus mendapat respons positif dari para siswa. Satu diantaranya datang dari siswa SMAN 9 Pekanbaru yang merasa terbantu dengan hadirnya program tersebut, baik dari sisi pemenuhan nutrisi maupun penghematan biaya makan sehari-hari.
Siswa Kelas XI.6, Alvino, mengatakan bahwa kehadiran MBG merupakan momen yang sangat dinantikan oleh dirinya dan teman-teman sekelas. Program ini dianggap sebagai terobosan nyata yang tidak hanya memenuhi kebutuhan siswa, tetapi juga memberikan pengalaman baru dalam pola makan sehat di lingkungan sekolah.
"Setelah mendapat MBG ini tentunya merupakan suatu momen yang paling kami tunggu-tunggu. Kami sangat senang," ujar Alvino di Pekanbaru, Rabu (03/12/2025).

Dijelaskan, bahwa sebelum program ini berjalan, siswa seringkali harus membawa bekal dari rumah atau membeli makanan di luar sekolah. Namun, semenjak ada MBG, ia merasakan dapat menghemat pengeluaran uang jajan. Sebagai pelajar yang masih bergantung pada pemberian orang tua, program tersebut menjadi solusi jitu.
"Makan bergizi gratis juga membuat kami merasa terbantu. Selama ini dengan adanya MBG kami bisa meminimalisir pengeluaran kami untuk makan siang. Jadinya, uang jajan kami bisa hemat," jelasnya.
Diungkapkan, orang tua di rumah juga menyambut baik keberadaan program ini. Menurut Alvino, keluarga sangat mendukung karena MBG memberikan jaminan asupan gizi yang aman dan terukur bagi anak-anak di sekolah.
"Untuk orang tua di rumah mereka sangat mendukung penuh. Karena ini juga merupakan program pemerintah yang didalam makanan tersebut sudah mengandung nilai-nilai gizi yang sangat baik dan sempurna. Komposisinya juga pas dan ini juga seimbang," ungkapnya.
Respons serupa juga datang dari siswa kelas XII.A2, Riandra Oktavio. Ia sumringah karena menu MBG tidak monoton, melainkan disiapkan dengan variasi yang menarik setiap harinya. Hal ini membuat siswa tidak merasa bosan dan tetap bersemangat mengikuti kegiatan belajar.
"Tentu rasanya senang banget. Menu makannya juga bervariasi, ini merupakan program yang kami tunggu," katanya.
Diterangkan, ketika program MBG ini akan masuk ke sekolahnya, ia langsung mengabari kedua orang tuanya. Menurutnya, pihak keluarga sangat mendukung dengan adanya makan bergizi gratis.
"Waktu sosialisasi MBG pertama kali di sekolah, saya langsung mengabari orang tua. Alhamdulillah, papa mama merasa senang bahwa kami di sini didukung oleh pemerintah untuk mendapatkan makanan bergizi gratis," terangnya.
Sementara itu, siswi kelas XII.B3, Gendis Wibowo, menyampaikan apresiasi yang sama. Baginya, MBG menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap generasi muda, terutama dalam menjaga kualitas gizi siswa selama mengikuti proses belajar mengajar.
"Perasaannya sangat bahagia dan tentunya sangat bersyukur dengan adanya program makanan bergizi gratis ini. Karena setiap hari kami mendapat makanan yang bergizi yang sudah sesuai takarannya," ucap Gendis.
Ia menambahkan bahwa komposisi gizi yang tersedia di dalam menu MBG telah memenuhi standar yang dibutuhkan. Gendis berharap, agar program ini terus berlanjut tanpa henti.
"Ini sangat baik, mulai dari protein dan lain sebagainya sudah sesuai aturan. Orang tua di rumah tidak khawatir terkait yang kami konsumsi selama jam pelajaran. Harapan ke depannya semoga pemerintah konsisten untuk memberikan makanan yang bergizi ini untuk kami. Sebab program MBG sangat bermanfaat bagi kami." pungkasnya.
(Mediacenter Riau/bib)