Sabtu, 29 Rajab 1447 H | 17 Januari 2026
Ekonomi Kreatif Riau: Dari Pilihan Sampingan Hingga Menjadi Profesi Utama
Sekretaris Badan Riau Creative Network (BRCN), Raynzi Solihinakta.

Pekanbaru - Ekosistem ekonomi kreatif di Riau terus menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir. Para pelaku ekonomi kreatif mulai menempatkan kreativitas mereka bukan lagi sebagai kegiatan sampingan, tetapi sebagai sumber penghidupan utama. 

Saat berdiskusi dengan Sekretaris Badan Riau Creative Network (BRCN), Raynzi Solihinakta, ia menyampaikan bahwa perkembangan sumber daya manusia di sektor kreatif di Riau bergerak ke arah yang positif. Memang belum sekompleks mereka yang berada di ibu kota, namun kian menjanjikan.

"SDM kita belum sekompleks teman di Jawa. Tapi sudah bertumbuh pesat. Semakin banyak populasi dan pilihan sifat manusia membuat peluangnya sendiri. Tantangannya hanya di diri masing-masing,” ujarnya, Rabu (10/12).

Raynzi menjelaskan bahwa peran utama Riau Creative Network (RCH) bukan mengajari seseorang agar menjadi kreatif. Namun memfasilitasi para pelaku kreatif agar dapat hidup dari kreativitas yang mereka miliki. 

“Fungsi pokok RCH itu memberikan challenge pada teman-teman yang sudah berbuat. Bukan tempat mengajari jadi kreatif, tapi tempat orang kreatif agar mampu hidup dengan kreativitas yang dia punya. Kreativitasnya bukan sampingan, tapi memang menghasilkan untuk dirinya sendiri dan jadi income pokok. Tugas RCH menyatakan hal tersebut harus bisa kita sustain,” katanya.

Menurut Raynzi, ekraf bukan lagi dianggap sebagai pilihan alternatif, melainkan arah yang lebih menjanjikan untuk masa depan. Ia melihat ekraf akan jadi pilihan pertama untuk menyambung hidup, bukan menjadi pilihan kedua atau ketiga, bahkan terakhir.

Dari sisi Pemerintah Provinsi Riau, komitmen dalam membangun industri kreatif juga terus diperkuat. Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Beni Febrianto, menjelaskan bahwa pihaknya berupaya mengubah pola pikir masyarakat terhadap profesi kreatif. 

“Kami mencoba mengajak teman-teman menjadi pekerja kreatif. Coba kami bentuk teman-teman merubah mindset pekerja kreatif ini bukan pelampiasan karena tidak masuk kerja di sana sini. Itu harus dihilangkan dari mindset-nya,” ujarnya.

Beni menekankan bahwa sektor ekonomi kreatif berpotensi besar menjadi sumber penghidupan yang stabil dan berkelanjutan. Ekraf bahkan dikatakan bisa jadi salah satu sektor usaha yang menghidupi kita, bukan hanya sampingan lagi.

Dikatakannya, secara keseluruhan ruang gerak industri kreatif di Riau kini semakin terbuka. Tantangannya tinggal bagaimana para pelakunya bisa mempertahankan konsistensi dan terus memperkuat kualitas agar kreativitas benar-benar menjadi penghidupan jangka panjang.

(Mediacenter Riau/mrs)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )