PEKANBARU - Perpustakaan Soeman Hs bisa dijadikan pilihan tepat bagi masyarakat Riau, khususnya para pelajar tidak hanya untuk membaca buku, namun juga untuk belajar atau mengerjakan tugas. Suasana yang nyaman dan tenang membuat suasana membaca buku atau belajar menjadi lebih menyenangkan.
Sistem registrasi di awal masuk baik sebagai anggota maupun tamu sangat mudah dan jelas, serta pegawai perpustakaan sangat aktif memantau pengunjung, sehingga pengunjung yang kebingungan langsung mendapat informasi dengan baikdari yang mereka sampaikan.
Dapat dikatakan teknologi yang digunakan oleh perpustakaan Soeman HS juga sudah sangat terintegrasi dengan baik, mulai dari pintu otomatis, registrasi online, sistem pencarian buku secara online menggunakan komputer, serta pendaftaran anggota yang berbasis digital dan penerapan digital lainnya.
Interior dari perpustakaan yang mempunyai total 6 lantai ini juga sangat modern dengan menggunakan kaca dan pencahayaan alami yang sangat mendukung aktivitas membaca serta belajar di dalam perpustakaan.
“Saya sering kesini sih buat ngerjain kerjaan, sistem registrasi cepat dan mudah, terus nyaman juga,” ujar Feby, salah satu pengunjung saat di wawancarai, Kamis (11/12).
Hal ini diamini oleh pengunjung lainnya yakni Adrian. Meskipun baru pertama kali mengunjungi perpustakaan tersebut, namun ia mengaku tidak kesulitan saat akan melakukan teregistrasi.
“Kebetulan saya baru pertama kali nih ke sini, pendaftaran untuk jadi anggota perpustakaannya gampang terus cepat juga, minjam buku juga tadi gampang, tempatnya nyaman dan pelayanan bagus, kalau teknologi sih saya ngerasa di perpustakaan Soeman Hs udah berkembang banget,” sebutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, Indra SE menjelaskan selain fasilitas, koleksi buku di Perpustakaan Soeman HS sangat beragam, mencakup berbagai bidang seperti agama, kesehatan, pertanian, hukum, ekonomi, budaya, dan sastra Melayu.
"Koleksi kami sangat lengkap, mulai dari buku cetak hingga referensi ilmiah. Ini menjadi aset berharga untuk mendorong minat baca dan menulis, terutama bagi pelajar dan peneliti," ujarnya.
Indra juga menambahkan bahwa satu judul buku bisa memiliki beberapa eksemplar untuk memenuhi kebutuhan pemustaka. Selain itu, kenyamanan pembaca juga menjadi salah satu perhatian utama.
"Ini penting agar akses masyarakat terhadap buku tidak terhambat. Kami juga menyediakan fasilitas wifi gratis yang bisa diakses oleh semua pengunjung," ujarnya.
(Mediacenter Riau/ms)