Kamis, 24 Ramadhan 1447 H | 12 Maret 2026
Rozita

Pekanbaru - Sebuah sejarah baru tertulis melalui derap langkah 6.000 penari Zapin yang memadati Jalan Gajah Mada, Minggu (11/1/2026). Namun, di balik kemegahan pemecahan rekor MURI tersebut, terselip sebuah simfoni ekonomi yang tak kalah merdu.

Gemuruh tarian kolosal itu rupanya membawa hembusan angin keberkahan yang menyentuh palung rezeki para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), menjadikannya sebuah perayaan yang tak hanya memuaskan batin, tetapi juga menggerakkan roda kemakmuran rakyat.

Tepat di sayap kanan panggung utama, di halaman Kantor Samsat Gajah Mada, puluhan tenda UMKM berdiri berjajar rapi. Aroma rempah yang menari di udara menggoda indera penciuman setiap pengunjung, baik para penari yang peluh sukmanya mulai menetes, maupun masyarakat umum yang hadir menyaksikan keagungan budaya.

Di sinilah, pasar rakyat menjelma menjadi pemandangan bagi mereka yang dahaga akan cita rasa autentik di tengah keriuhan pesta budaya. Di antara sekian banyak gerai yang menjajakan pesonanya, aroma pedas yang segar dari Itiak Lado Mudo Kak Ros menyeruak, menjadi primadona yang dikerumuni khalayak.

Olahan bebek beralaskan cabai hijau yang ranum itu tampak begitu menggugah selera, seolah memanggil jiwa-jiwa yang lapar untuk singgah sejenak. Kesegaran cabai hijau yang berpadu dengan gurihnya daging pilihan menciptakan kontras warna dan rasa yang memikat di tengah teriknya siang di Bumi Lancang Kuning.

Rozita, sang pemilik yang meramu kelezatan Itiak Lado Mudo tersebut, menuturkan bahwa sajiannya dihadirkan dalam bentuk beku (frozen) untuk menjaga keaslian rasa hingga sampai ke meja makan keluarga. Baginya, kepraktisan adalah sebuah keniscayaan di masa kini tanpa harus menanggalkan kemewahan rasa tradisional.

"Jadi para ibu-ibu tidak perlu masak lagi sampai di rumah. Tinggal dipanaskan saja, sudah pasti enak dan menjadi hidangan istimewa saat berkumpul bersama keluarga," ungkapnya dengan senyum yang merekah.

Setiap porsi yang tersaji bukan sekadar makanan, melainkan sebuah persembahan berupa setengah ekor bebek berukuran sedang yang diproses dengan ketulusan. Rozita menjamin bahwa setiap serat daging yang ia sajikan memiliki tekstur yang empuk, sebuah janji akan kelembutan yang akan memanjakan lidah para penikmatnya. Ukurannya yang pas menjadikannya hidangan yang sangat ideal untuk dinikmati bersama nasi hangat di tengah hangatnya perbincangan keluarga di rumah.

Demi membawa pulang sepaket kebahagiaan kuliner ini, masyarakat hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp100 ribu. Harga tersebut dirasa sangat sebanding dengan warisan rasa yang dibawa dari resep asli Bukittinggi, Sumatra Barat. Setiap suapan Itiak Lado Mudo ini menyimpan rahasia dapur turun-temurun dari sang nenek, sebuah cita rasa klasik yang kini bermuara di Kota Pekanbaru untuk memperkaya khazanah kuliner Nusantara.

Rozita juga menambahkan bahwa kelezatan bebek cabai hijaunya tidak hanya hadir di saat keriuhan festival seperti ini, namun telah menetap di sudut-sudut kota. Bagi masyarakat yang merindukan bumbu rempah Bukittinggi ini, mereka dapat menemukannya di gerai oleh-oleh ternama di Pekanbaru, salah satunya adalah Mega Rasa. Hal ini menegaskan bahwa keberkahan tari Zapin hari ini menjadi pintu gerbang bagi perkenalan produk-produk lokal yang lebih luas kepada masyarakat.

Acara pemecahan rekor MURI ini membuktikan bahwa budaya dan ekonomi yang tak terpisahkan. Melalui Zapin, Riau tidak hanya memperlihatkan keteguhan adabnya kepada dunia, tetapi juga menunjukkan bagaimana sebuah tradisi mampu memberi nafas kehidupan bagi ekonomi kerakyatan yang mandiri dan bermartabat. (MC Riau/MCY)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )