PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) memperketat langkah mitigasi guna mencegah terjadinya musibah kebakaran rumah menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Masyarakat diminta untuk senantiasa waspada dan meningkatkan ketelitian, terutama saat beraktivitas di dapur dan menggunakan peralatan listrik.
Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, menegaskan bahwa pola aktivitas masyarakat cenderung berubah selama bulan puasa, khususnya pada waktu dini hari saat memasak sahur. Hal ini dinilai meningkatkan risiko jika tidak dibarengi dengan kewaspadaan yang tinggi terhadap alat-alat pemantik api.
“Kami mengimbau dan mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran rumah. Ada lima tips utama yang dapat diterapkan untuk mencegah kebakaran selama melaksanakan ibadah puasa Ramadan nanti,” ujar Zarman Candra dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).
Poin pertama yang ditekankan oleh Zarman adalah kedisiplinan dalam penggunaan kompor. Masyarakat diingatkan untuk tidak sekali-kali meninggalkan kompor dalam keadaan menyala, terutama saat sedang menyiapkan hidangan sahur yang sering kali bertepatan dengan kondisi mengantuk atau terburu-buru.
Selain urusan dapur, instalasi listrik juga menjadi perhatian serius DPKP. Zarman menyarankan agar warga selalu mematikan dan mencabut peralatan listrik yang tidak digunakan untuk menghindari terjadinya arus pendek atau korsleting listrik yang selama ini menjadi salah satu pemicu utama kebakaran di pemukiman.
“Pada saat hendak meninggalkan rumah atau saat melaksanakan ibadah di masjid, pastikan kembali kompor dan aliran listrik pada perangkat yang tidak perlu sudah dalam keadaan mati total. Kondisi rumah yang kosong saat ditinggal ibadah sangat rawan jika ada sumber api yang terabaikan,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Zarman juga memberikan pesan khusus terkait keamanan anak-anak di dalam rumah. Ia meminta orang tua untuk menjauhkan korek api dari jangkauan anak-anak serta melarang keras mereka menyalakan kembang api maupun petasan di dalam ruangan karena sangat berbahaya bagi keselamatan bangunan.
Melalui sosialisasi ini, DPKP Kota Pekanbaru berharap angka kecelakaan kebakaran selama bulan Ramadan 1447 H dapat ditekan seminimal mungkin. Zarman menutup imbauannya dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing demi kenyamanan selama menjalankan ibadah.
(Mediacenter Riau/jep)