Jumat, 1 Zulqaidah 1447 H | 17 April 2026
Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Lebaran, Gerakan Pangan Murah Hadir di Pekanbaru

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Stasiun TVRI Riau, Rabu (11/3/2026). Program yang diinisiasi Badan Pangan Nasional ini menjadi upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok menjelang Idulfitri 1447.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, Supriyadi yang meresmikan pembukaan Gerakan Pangan Murah (GPM) ini berharap gerakan tersebut dapat memberikan manfaat kepada masyarakat ditengah gejolak ekonomi saat ini.

Gerakan pangan murah ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan pasokan pangan, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh bahan pokok berkualitas dengan harga lebih terjangkau atau lebih murah.

"Bismillahirrahmanirrahim. Gerakan pangan murah ini secara resmi dibuka," ujar Supriyadi.

Supriyadi menyampaikan, gerakan pangan murah ini diinisiasi oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, dan digelar serentak di Stasiun TVRI di 32 Provinsi se Indonesia.

Ia memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat sehingga gerakan pangan murah ini bisa berjalan di Pekanbaru.

Gerakan pangan murah ini, sebut Supriyadi, sebagai inisiatif untuk meningkatkan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat di Pekanbaru, terutama ditengah kenaikan harga pangan menjelang Idulfitri 1447 H.

"Kami mengapresiasi atas terselenggaranya gerakan pangan murah ini. Terima kasih kepada pihak yang telah terlibat, karena telah ikut berkomitmen didalam menjaga stabilitas pasokan pangan dan harga pangan di Riau," ujarnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Provinsi Riau, kegiatan ini juga didukung oleh TVRI Riau, Bulog wilayah Riau-Kepri, agen dan distributor pangan, serta para pihak lainnya yang telah bersinergi dan berkolaborasi sehingga terlaksananya kegiatan gerakan pangan murah ini.

Supriyadi mengatakan, pihaknya memahami dengan kebutuhan pangan yang meningkat menjelang hari raya Idulfitri, tentu akan berpengaruh pada harga pangan yang akan semakin naik pula. Sehingga akan berdampak langsung kepada masyarakat terutama bagi kalangan ibu rumah tangga.

"Oleh karena itu, gerakan pangan murah ini sebagai langkah strategis dalam pemenuhan kebutuhan pangan yang semakin meningkat menjelang Idulfitri," pungkasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, dalam penyediaan komoditas pangan pada gerakan pangan murah ini, Pemprov Riau bekerjasama dengan Bulog Riau dalam penyediaan beras SPHP, gula, minyak goreng dan beras premium. Sementara, BUMD Pangan Provinsi Riau menyediakan telur, cabe, bawang merah, bawang putih, kentang, tepung dan gula, minyak goreng serta beras anak Daro.

Sedangkan untuk daging beku dan ayam potong serta olahannya disediakan oleh Prima Food. Serta untuk komoditas sayuran lokal disiapkan oleh KWT Tempatan

Adapun harga pada Gerakan Pangan Murah ini yakni, beras SPHP per 5 kilogram dengan harga Rp59 ribu, beras premium 5 kilogram seharga Rp75 ribu, Minyakita Rp15 per liter, gula pasir Rp17 ribu per kilogram, telur ayam Rp49 ribu per papan, tepung terigu Rp12 ribu per kilogram, daging beku Rp100 ribu per kilogram, serta ayam beku Rp30 ribu.

(Mediacenter Riau/nv)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Komisi I DPR RI Kunker Tinjau Skuadron Tempur Rafale

Kamis, 16 April 2026 | 18:30:54 WIB