Wisata Religi Masjid Raya Annur di Pekanbaru

Destinasi Alam, Budaya, hingga Religi di Pekanbaru Tarik 836 Ribu Kunjungan Wisata

PEKANBARU - Jika selama ini Pekanbaru kerap dianggap sebagai kota persinggahan, tren kunjungan wisata sepanjang 2026 justru menunjukkan cerita yang berbeda. Dalam empat bulan pertama tahun ini, ratusan ribu orang memilih menghabiskan waktu di berbagai destinasi wisata yang tersebar di ibu kota Provinsi Riau tersebut.

Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 836.827 kunjungan wisatawan sepanjang Januari hingga April 2026. Angka itu terdiri dari 836.593 wisatawan nusantara dan 234 wisatawan mancanegara.

Tingginya angka kunjungan tersebut menunjukkan semakin banyak masyarakat yang menjadikan Pekanbaru sebagai pilihan untuk berlibur, menikmati akhir pekan, maupun mencari pengalaman baru tanpa harus bepergian jauh ke luar daerah.

Pilihan destinasinya pun beragam. Mulai dari wisata alam seperti Agrowisata Rumbai, Danau Buatan, Danau Wisata Bandar Khayangan, hingga Taman Wisata Alam Mayang. Bagi keluarga, destinasi seperti Asia Farm, Asia Heritage, Kampoeng Rabbit, D'Keboen Park, dan D'Pidau Park menjadi tempat favorit untuk menghabiskan waktu bersama.

Sementara itu, wisata sejarah dan budaya tetap memiliki penggemarnya sendiri. Kawasan Kampung Bandar Senapelan, Rumah Singgah Tuan Kadi, Pasar Bawah, hingga Museum Sang Nila Utama menawarkan pengalaman mengenal jejak Pekanbaru tempo dulu yang masih terjaga hingga kini.

Wisata religi juga menjadi magnet tersendiri. Masjid Agung An-Nur, Masjid Raya Senapelan, dan Masjid Raya Arrahman tak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga destinasi yang banyak dikunjungi karena nilai sejarah dan keindahan arsitekturnya.

Kepala Disbudpar Kota Pekanbaru Akmal Khairi mengungkapkan, sepanjang Januari hingga April 2026 jumlah kunjungan wisatawan mencapai lebih dari 836 ribu orang.

"Pada Januari 2026, sebanyak 242.859 jiwa kunjungan wisatawan nusantara, sedang untuk wisatawan mancanegara sebanyak 74 jiwa. Pada Februari 196.324 jiwa kunjungan wisatawan nusantara dan 100 jiwa kunjungan wisatawan mancanegara," ujar Akmal, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, tren kunjungan tersebut terus dijaga melalui berbagai upaya pengembangan sektor pariwisata. Selain menghadirkan berbagai event, pemerintah juga fokus pada perawatan cagar budaya serta pengembangan pusat kuliner dan suvenir khas daerah.

"Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Pekanbaru, seperti menggelar berbagai event, perawatan cagar budaya, maupun membangun pusat kuliner atau suvenir khas Pekanbaru yang dihasilkan oleh para pelaku UMKM," jelasnya.

Dengan semakin banyak pilihan destinasi dan aktivitas yang ditawarkan, Pekanbaru kini tidak lagi sekadar menjadi kota transit. Kota ini perlahan berkembang menjadi destinasi urban yang menghadirkan perpaduan wisata alam, budaya, sejarah, religi, hingga kuliner dalam satu kawasan yang mudah dijangkau. (mediacenter riau/pr)

(Mediacenter Riau/pr)

(MC Riau/pr)